Text

Rangkaian kereta teronggok di tepi
stasiun, menunggu muatan.
Dan gajah, yang hendak kami angkut -seperti tidak nyata, seperti gurauan- tapi inilah nyata.

Kamilah yang akan mengangkutnya.

rangkaian kereta akan mengangkut gajah palsu yang kami tangkap.

Tak ada yang istimewa dengan gajah itu,
tatap matanya jika tak percaya, periksa tubuhnya jika ragu.


Hanya, hantinya yang seluas samudra.
Dan kami, para pemburu, adalah sekumpulan semut jua dihadapannya.

Text

Mendengar kabar lewat telepon,

Seperti lumpuh akalmu.

"Ini ujian, ini kutukan, ini kesedihan," katamu.

Ya, mungkin ini ujian,

Dari Allah atas kemurnianmu,

Sebagaimana Ibrahim hadapi.

“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “kami telah beriman”, dan mereka tidak diuji?. Dan sungguh kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.” (Al‘Ankabut:2-3).

Ya, ini ujian,

Dari Allah untuk kesabaranmu,

Sebagaimana Ismail dapat atasi,

Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu;  insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” (QS. Ash-Shaaffaat: 102).

Oh, wahai, dirimu, bersabarlah,

Mantapkanlah hatimu.

Allah bersamamu.

Text

Cahayanya temaram,

Sendu,

tak kuasa menjawab apa,

tiap kali dibisikkan cinta

dan dipuisikan rindu ke telinganya.

Bisu,

tak sanggup jawab apa.

Atau harus bagaimana.

Tak berdaya dalam diam

Cukup lihat temaram matanya.

Jernih menari,

diam.

Ia tahu diri.

Cukup tahu diri.

Video

Maher Zain - So Soon | Official Music Video (by awakeningrecords)

Touched my heart softly. A song for my grandma.

Source: youtube.com
Video

II really love this version.

Thanks for introducing this composition to me.

Text

Kau bertanya, “Sejauh apa diriku padamu?” “Sampai-sampai getaran ini tak terdengar,” katamu dalam hati.

Aku tak bisa jawab.

"Sebanyak apa rindu yang kau rasakan antara kita?" "Sampai kau tak hadir," katamu setengah berbisik.

Aku juga tak bisa jawab.

—-

Aku hilang dalam langkah. Tak bisa rasa, tak bisa sentuh.

Hilang rasa, dalam jarak, dan rentang waktu yang panjang.

Duh, maafkan.

Photo
Really nice daughter, Malak.

Really nice daughter, Malak.

Photo

woodendreams:

(by John Finney)

I remembered the slope of hilly Athens, some time in the beginning of January.

O Allah, which way?

Source: flickr.com
Text

Mas M yang baik pagi itu menjahili dik I yang hendak ikut praktikum pemeliharaan kesehatan babi. Katanya, 

"Kenapa praktik memeriksa babi? itu kan binatang haram?"

Mas I hanya nyengir kuda,

"Ya, mbuh, ya, wong dosennya yang minta gitu."

Lalu keluarlah kata manis emas dari mas Z yang sedari tadi menguping:

"Eh, jangan menghina babi, mas M. Babi itu binatang mulia. Berapa kali Qur’an menyebut kata babi dan berapa kali Qur’an menyebut namamu? Kata babi jauh lebih banyak disebut daripada namamu, kan?" 

Mungkin menurut keyakinan mas Z, manusia tak perlulah mengejek atau merendahkan orang lain atau benda lain; toh semuanya diciptakan Allah dalam keadaan dan bentuk yang sebaik-baiknya (ahsani taqwim).

Text

Duh Gusti,

Panjenegan ngapunten duso kulo.

Duh Gusti,

boten kirang-kirang duso ingkang kulo damel, boten kirang-kirang ingkang kulo tumpuk.

Kulo boten gadah kekuatan lan daya berbuat kesaenan.

namung jenengan, namung panjenengan, Gusti.

Menawi boten panjenengan ngapunten,

Dateng pundi malih kulo bakal pinuju?

Dateng pundi malih kulo bakal nuwun?

Dateng pundi malih kulo bakal balik?

Duh, Gusti, panjenengan ngapunten duso kulo.

Text

..

Aku,

Tak ada maksud apa-apa.

Tak ada maksud mengganggu, atau menusuk lagi lukamu.

Aku hanya ingin mengenangmu dari jauh, sesekali, saat kutatap langit yang bundar gelap.

Sesekali berbisik sendiri, sebagai orang linglung,

"Kugenggam dengan erat kenangan tentangmu,

tentang kisah indah, yang tak kesampaian,

karena takdir yang mangkir

dari angan yang mengepul pelan.”

Kenangan adalah pahit,

adalah manis,

adalah sedih,

adalah putih,

dan adalah yang tak mampu diungkap dengan kata sesal.

Yogyakarta, August 31, 2012

Photo Set

AM I A LINGUIST?

Text

Camelia V


Kugigit getir rindu dalam kesepianku.

Kudekap pedih kelu dalam penyesalan.

Terlambat; bunga ini mekar terlambat.

Yang kupanen hanya hampa,

yang lalu kudekap erat-erat,

sambil lirih-lirih kubisikkan perih dalam dada,

"Aku rindu padamu, Camelia.

Kulihat engkau, kudengar engkau dari jauh.

Teruslah tumbuh. Terus bahagia.”

Photo

dubidambidam

dubidambidam,

nyanyi sahabat-sahabat,

beriak dalam kenangan Athens

—-May 12, 2012

Video

Apakah sebuah nama itu penting?

Source: vimeo.com